SANG BAPAK

SANG BAPAK
mengacung tangan,
berkepalkan derita,
tak ada yang bertatap
sirnah sudah sejarah 28 oktober,

demokrasi membelenggu jiwa muda,
diterpa badai yang dasyat,
korupsi berserak dalam moment demokrasi,
dahaga berkiprah pada kursi panas

cerita mengenas menjadi tabir
lara kian mengiang menjadi takdir
bermain cantik gunakan taktik
tanpa mengikat akan sumpah awal sang BAPAK

cangkang keterbatasan menjadi haluan
jiwa nasional merengkuh sang BAPAK
tangisan rakyat dibungkam
hanya bisa berharap akan mujisat.

ENGELBERTUS ELVENT

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s