CATATAN II

pusaran bulann tak lagi nampak. auman penjelajah jagat kota membumkan kesunyian. kumenapak derita saat terhimpit cerita malam ini. kupikul sahutan menyeleweng kelemahan dalam tingkahku. pasrah,,,ya itulah aku jika terus mendengar dan mengeja tata bahasamu. liputan menyiarkan saran untukku tapi semuanya lekang tak beribarat sendu saat nurani mereka melontarkan kebajikan. keegoisanku mrengut semuanya.
tangisan bunda menghantamku. kenapa aku mmbuatnya menangis??
maafkan aku bunda semuanya salahku membawa titahmu yang murni.
ayah,,beribu kemarahan kau limpahkan, bagiku semuanya kritik untuk mengikuti jalan perintahmu yang sangat murni dan bijak. maafkan aku telah menumpah hasrat dan saranku untukku. aku tau kamu berdua memberikan cinta yang tidak hanya sebelanga. ayah dan bunda tercinta maafkan aku telah memecahkan bola cinta dari mata dan nuranimu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s