CINTA BERSANDI

bulan menguak oval yang sempuna seperti matamu dan Tepat di mata bulan musim ini. Angin pemalas kembali.
Semoga u tak disatukan oleh biduannya sehingga kau tidak dirayunya.
dan aku akn berlanjut pada kisah disenja ini, bumi penuh kemerahan. Kembang-kembang enggan berlayu.
Kau tahu, ketika bibir semangkamu tersenyum. Semua yang indah kamu rengkuh untuk tidak pernah layu oleh waktu….
karena,Seperti galah ditengah arum riam. Mencintaimu katina misteri di kolong semut. Kudaku meringkik dipadang sunyi. Sebab tentang janjimu dikantong sutra aku menanti sampai wajah bulan ini kusut.
karena angan ku adalah dirimu bukanlah lgi orang yang terlekang oleh cintaku.

hahahahahhaha
Ajaran untuk hidup 1000 tahun kedepan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s