Gadis dan lelaki malang

Karya: Engel Elvent

Tampak tampan tapi malang.
Ketika ia mengetok pintu bercat merah.
Tersentak angin gelandang berlarian mengibas seisi kota.
Melarutkan hati si tampan dalam menyusuri gelap nan malang saat menjemput gadisnya.
Kamu terlambat pecundang……..
Decak.. sang “tuan” di balik pintu kesedihannya.

Wahai si tampak nan malang.
Gadismu telah pergi.
Melewati batas-batas kota.
Seusai senja kemarin.
Usaplah air matamu karena dia tak pernah kembali.
———

~~~~~~~~~
(kehilangan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s