SURAT UNTUK SAHABAT

Hai kawan..
Berapa hari lalu kita masih berbincang..
Tentang parahnya penyesalan..
Yang semakin menjalari setiap sudut kehidupanmu..
Mencekikmu..
Seperti orang yang akan mati namun harus tetap hidup..
Berjuang dan berniat untuk berubah..
Lihatlah kawan..
Betapa sianya waktumu..
Terbuang habis tiada guna..
Dan kini kau hanya terpaku menyesalinya..
Kau menangis tersedu..
Mengingat betapa lalainya kau dulu..
Rasanya ingin memutar waktu kembali..
Agar bisa mengubah perasaan bersalah itukah menjadi sesuatu yang dapat dibanggakan..??
Tapi..
Tepat hari ini.. kami bercerita ttgmu kawan. Tetapi
Semua keinginan hanyalah tinggal cerita yang masih kuingat..
Kau belum sempat berpamitan..
Tapi kau tlah pergi meninggalkan shabt seperjuanganmu lebih dulu di kota ini.
Entah apa perasaan mereka yang menyayangimu..
Kulihat hanya tatapan kosong tanpa cerita..
Kulihat penuh tetesan airmata yang tiada berhenti..

Nka hemong ami ce malang y

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s