PENAMPAKAN BARU

PENAMPAKAN BARU
KARYA : ENGEL ELVENT

semasa cinta berladang
seribu kali untukku diasa
setiap jengkal menjadi inti
sepanjang rima menjadi ungkapan

aku seperti bukan lagi diriku kemarin
aku selalu blusukan seperti penyusup
aku melihat kaum hawa seperti teror
akulah yang tidak mengenal bahasa itu

sekarang ,,
aku memuja cinta yang kamu ajarkan
yang terus menabur kesetiaan
serupa wajah manis yang pantas digoda
yang tak lekang oleh waktu

kalau saja ini adalah takdir
kamulah takdir yang ku katakan itu
sekarang cintaku bukanlah abal-abal
tetapi adalah frase yang kini wacana dalam hidupku.

KARYA : ENGEL ELVENT

semasa cinta berladang
seribu kali untukku diasa
setiap jengkal menjadi inti
sepanjang rima menjadi ungkapan

aku seperti bukan lagi diriku kemarin
aku selalu blusukan seperti penyusup
aku melihat kaum hawa seperti teror
akulah yang tidak mengenal bahasa itu

sekarang ,,
aku memuja cinta yang kamu ajarkan
yang terus menabur kesetiaan
serupa wajah manis yang pantas digoda
yang tak lekang oleh waktu

kalau saja ini adalah takdir
kamulah takdir yang ku katakan itu
sekarang cintaku bukanlah abal-abal
tetapi adalah frase yang kini wacana dalam hidupku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s